PANDUAN SHOLAT DAN KHUTBAH IDUL FITRI 1441 H

23rd May 2020    81 Views


By: DGH. SURYO ASSUMBAWI

  1. Sholat Idul Fitri hukumnya Sunnah Mua’akkadah/ (Mendekati Wajib)
  2. Sholat idul fitri bisa dilakukan dengan Munfarid (Sendiri)
  3. Sholat idul fitri bisa dilakukan berjama’ah minimal 4 Orang:1 Imam 3 Makmum. Jika dilakukan berjama’ah maka sempurnanya Sholat dengan Khutbah, Jikapun tidak dengan Khutbah tidak menghilangkan keabsahan Sholat Idul Fitri.
  4. Niat Sholat Idul Fitri أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا-إِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
  5. Sholat Idul Fitri dua Rakaat tanpa Azan Dan Iqomah. Takbiran sebelum sholat sangat dianjurkan. Raka’at pertama 7 takbir di luar Takbiratul Ihram. Raka’at kedua 5 takbir di luar Takbiratul Qiyam, di antara tiap Takbir membaca:
    سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ الله، وَاللهُ أَكْبَرُ
  6. Khutbah dilakukan dengan berdiri. Teks Khutbah Idul Fitri Singkat, silahkan digunakan.

KHUTBAH I
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الله اكبر الله اكبر الله اكبر، الله اكبر الله اكبر الله اكبر، لله اكبر الله اكبر الله اكبر
لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ، اللهُ أكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
االْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا الله،
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Ayah, Bunda, Adik Kakak, Jama’ah Sholat Idul Fitri Yang Berbahagia”
Marilah kita mulai pagi ini dengan mengungkapkan syukur kita kepada Allah SWT. Dia telah membawa kita kepada bulan ramadhan, bulan penuh berkah dan ampunan, bulan yang di dalamnya terdapat lailatul qodar, yang lebih baik dari seribu bulan. Pernahkah kita melihat seekor ulat bulu? Bagi kebanyakan orang ulat bulu memang menjijikkan bahkan menakutkan. Tapi masa hidup ulat bulu hanyalah sebentar. Pada saatnya dia akan keluar menjelma menjadi seekor kupu kupu yang sangat indah. Demikian dengan manusia, saat di mana manusia bisa menjelma menjadi insan yang jauh lebih baik dan terlahir kembali adalah ketika memasuki bulan Ramadhan, bila kita masuk ke dalam kepompong ramadhan lalu segala aktifitas kita sesuai dengan ketentuan metamorfosa dari Allah, maka hari ini seharusnya kita semua sudah menjelma menjadi kupu kupu indah yang membuat malaikatpun terkagum kagum memandang kita hari ini.
“Ayah, Bunda, Adik Kakaku Sekalian Yang Berbahagia”
Marilah, mari kita melihat ke kiri dan ke kanan kita hari ini, marilah kita pandang tiap tiap wajah, tiap tiap mata yang ada di samping kiri kanan kita hari ini, kita periksa orang orang yang kita cintai, ayah, bunda, saudara, menantu, mertua. Adakah di antara mereka yang hari ini tidak dapat bergabung bersama kita. Adakah di antara mereka yang tahun lalu duduk di samping kita namun kini tak tampak lagi oleh mata. Adakah di antara mereka yang sudah meninggalkan kita kembali kepada Sang Maha Suci. Kemanakah ayah bunda yang tahun lalu menyambut uluran tangan kita dengan tetesan air mata kasih sayang. Kemanakah kakak atau adik kita yang pada lebaran tahun lalu gelak tertawa berbagi bahagia bersama kita. Kemanakah tetangga atau sahabat dekat yang dulu pernah memeluk kita dan mengucapkan selamat hari raya idul fitri. Ya Allah sebagian dari mereka telah kembali kepada Mu, sebagian lagi dari mereka tak bisa pulang berkumpul bersama keluarga. Maka kembali, periksalah wajah wajah yang duduk bersama kita hari ini. Kita syukuri kebersamaan kita hari ini, banyak keluarga lain yang mendapat ujian berat di masa Pandemic Covid 19 ini.
“Ayah, Bunda, Adik Kakaku Sekalian Yang Berbahagia”
Kita tak tak pernah tahu ujung dari situasi ini, kita seperti hanya sedang menunggu antrian untuk dijemput oleh petugas medis atau mungkin oleh Malaikat. Maka syukur atas kebersamaan yang masih kita jalani hari ini, syukur atas kesehatan dan nafas yang masih terhembus, mari kita manfaatkan sisa waktu yang ada untuk merenungi Firman Allah dalam surat Attahrim Ayat 6:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
“Hai orang-orang yang beriman, sayangilah diri dan keluargamu dengan saling menjaga dari api neraka”. Sungguh Allah maha besar atas segala makhluq ciptaannya. Sungguh Allah tak akan membenani kita dengan sesuatu yang tak mampu kita pikul. Kita pahami situasi pandemic ini sebagai bima qodarallah (inilah ketentuan Allah). Tugas kita hanyalah mari terus saling menyayangi, mencintai dan menjaga untuk tetap berpegang pada tali agama Allah. Biarlah kekuatan cinta dan doa kita di langit yang akan berperang melawan virus ini. Tetap optimis !!!
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ إِنَّهُ هُوَ السَمِيْعُ العَلِيْمُ
KHUTBAH II
الله اكبر الله اكبر الله اكبر، الله اكبر الله اكبر الله اكبر، لله اكبر الله اكبر الله اكبر
لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ، اللهُ أكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
االْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا الله،
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَاللهم اغْـفِـرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْـفِـرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ،
وَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُه

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

PEMBATALAN PUTUSAN ARBITRASE

Tue May 26 , 2020
<div class="at-above-post addthis_tool" data-url="http://beritadepan.com/2020/05/23/panduan-sholat-dan-khutbah-idul-fitri-1441-h/"></div>OlehBasuki Rekso WibowoDosen Fakultas Hukum Universitas Nasional Permohonan Pembatalan dan Penundaan Eksekusi Putusan Arbitrase Ketika lembaga arbitrase selesai membacakan putusannya, selanjutnya diharapkan para pihak yang bersengketa akan bersedia menerima apapun isi putusan dan melaksanakannya secara sukarela disertai dengan itikad baik. Mengingat para pihak atas kehendak dan kesepakatan bersama telah memilih […]<!-- AddThis Advanced Settings above via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Advanced Settings below via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons above via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons below via filter on get_the_excerpt --><div class="at-below-post addthis_tool" data-url="http://beritadepan.com/2020/05/23/panduan-sholat-dan-khutbah-idul-fitri-1441-h/"></div><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt -->